Pasutri tersebut adalah Tukiman (51) dan Samiyatun (50). Keduanya diketahui mencoba melakukan aksi nekatnya sekira pukul 11.30 WIB, Selasa (3/4/2016). Saat itu warga terkejut karena melihat Tukiman keluar rumah dengan menjebol kaca jendela dengan tubuhnya yang terbakar.
Warga langsung berdatangan dan mencoba memadamkan api di tubuh Tukiman. Sementara itu warga lainnya berusaha masuk ke rumah dan langsung menuju kamar Tukiman. Betapa terkejutnya warga, ternyata istri Tukiman, Sumiyatun juga masih dalam keadaan terbakar.
Setelah api di tubuh pasutri itu padam, warga membawanya ke RS DS DKT dr Asmir Salatiga. Namun tukiman dirujuk ke RSUP dr. Kariadi Semarang karena luka bakar yang dideritanya mencapai 90%.
Kapolsek Tingkir, Kompol Harry Sutadi mengatakan pihaknya masih menyelidiki dan mengumpulkan keterangan para saksi. Dari informasi yang diperoleh,Β pasangan yang biasa menjual gorengan di sekitar proyek Tol Salatiga itu memang kerap berseteru. Bahkan 3 bulan lalu Tukiman pernah mencoba aksi serupa, namun berhasil digagalkan warga.
"Masih kami selidiki. Diduga karena masalah keluarga," kata Harry kepada wartawan.
"Semoga saja ini tidak terulang lagi," imbuhnya. (alg/bag)











































