Luhut Gelar Investigasi Soal Namanya di Panama Papers

Luhut Gelar Investigasi Soal Namanya di Panama Papers

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 03 Mei 2016 17:46 WIB
Luhut Gelar Investigasi Soal Namanya di Panama Papers
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Jakarta - Menko Polhukam, Luhut Pandjaitan ditanya soal namanya di Panama Papers ketika membuka Halaqah Fikih Anti Terorisme di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Menjawab pertanyaan salah satu peserta pertemuan itu, Luhut mengatakan pihaknya melakukan investigasi dan akan menempuh jalur hukum.

Di awal penjelasaanya Luhut menegaskan kalau alamat rumahnya yang tertera di Panama Papers salah. Ia menegaskan dirinya tidak mengetahui soal Mayfair Internasional LTD yang disebut-sebut dirinyalah yang berkedudukan sebagai direktur.

"Ditanya kenapa saya tidak laporkan ke harta kekayaan? Lha buat apa saya laporkan, kalau pertama memang tidak ada dan transaksi juga tidak ada. Seperti yang anda baca di Tempo hari Senin, itu penjelasannya. Saya tidakΒ  tahu tiba-tiba dibikin cover sepeti itu, maka akhirnya muncul hak jawab saya," terang Luhut menjawan pertanyaan audience, Selasa (3/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Luhut mengaku dirinya dicederai dengan adanya pemberitaan plus cover majalah yang memampang gambar dirinya itu. Menurutnya dampaknya bisa ke anak cucunya kelak.

"Saya merasa dicederai. Bukan saya, tapi anak cucu saya. Saya tidak ingin karir saya yang dibangun sejak kecil dari Kopassus berdarah-darah tiba-tiba saya berbohong soal ini. Saya salah satu pembayar pajak yang benar karena saya dapat penghargaan pembayar pajak tidak hanya sekali karena perintah saya ke staf jelas, pokoknya setiap kewajiban bayar pajak, bayar dengan benar," urai dia.

"Saya tidak ingin memerintahkan sesuatu pada orang lain yang saya sendiri tidak bisa lakukan. Sama anak buah saya, ada Edo, ada yang lain, mereka ngerti soal uang, tahu kalau oh pak Luhut bohong. Zaman sekarang apa yang bisa ditutupi? Keterbukaan seperti ini," tutur Luhut.

Oleh sebab itu kini ia mengambil langkah investigasi. Luhut juga sudah menyewa lawyer untuk mencari tahu siapa yang membuat cangkang (Mayfair Internasional Ltd) di Panama Papers. Selanjutnya jika sudah memiliki data Luhut akan pertimbangkan laporan ke Dewan Pers.

"Saya sudah bayar lawyer untuk menginvestigasi siapa yang bikin cangkang di Panama itu. Yang kedua, ada transaksi? Kalau ada, kepada siapa diberikan. Kalau dapat, nanti terus terang akan lakukan langkah dulu, akan lapor ke Dewan Pers atau bagaimana, saya lagi pertimbangkan dengan cermat," jelasnya.

Diketahui, Luhut disebut dalam Majalah Tempo edisi 25 April - 1 Mei 2016 sebagai Direktur Mayfair Internasional Ltd, perusahaan yang terdaftar di Republik Seychelles, negara suaka pajak Afrika. Luhut sudah menggunakan hak jawabnya terkait pemberitaan itu. (alg/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads