Temui JK, Din Syamsuddin Kenalkan Pergerakan Indonesia Maju

Temui JK, Din Syamsuddin Kenalkan Pergerakan Indonesia Maju

Ferdinan - detikNews
Selasa, 03 Mei 2016 14:33 WIB
Temui JK, Din Syamsuddin Kenalkan Pergerakan Indonesia Maju
Foto: Ferdinan/Detikcom
Jakarta - Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (PIM) Din Syamsuddin menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla. Bersama sejumlah pengurus, Din memperkenalkan perkumpulan yang terbentuk pada awal April 2016.

"Kami datang untuk bersilaturahmi dengan Bapak Wapres untuk mengenalkan diri dan serta untuk mendapatkan arahan-arahan dan kerja sama karena PIM sekali lagi akan bekerja sama denganΒ  semua pihak baik ormas, LSM, parpol bahkan tentu bekerjasama dengan pemerintah," ujar Din di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (3/5/2016).

Dalam pertemuan, Dewan Nasional PIM, menurut Din, memaparkan pembentukan perkumpulan ini termasuk ikut membantu menyukseskan program pemerintah utamanya mengenai sosial kemasyarakatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gerakan nyata yang dilakukan PIM di antaranya membangun Desa Pintar yang terdiri dari taman bacaan dan ruang interaksi masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu peningkatan literasi rakyat.

"Juga kita ingin mendorong peningkatan literasi rakyat kecerdasan rakyat, tidak hanya membebaskan mereka dari buta huruf, bisa baca tapi juga bagaimana mereka bisa baca dan berpikir untuk kemajuan," sambungnya.

Program kedua adalah membangun Desa Mandiri Energi. Diharapkan potensi energi di tingkat desa dapat dimanfaatkan untuk menggerakan perekonomian warga desa.

Ketiga, DN PIM memiliki program pembangunan rumah sederhana. yang diistilahkan rumah Aladin (atap, lantai dan dinding). Penyediaan hunian ini menjadi perhatian karena masih ada masyarakat yang tidak memiliki rumah layak huni.

"Kami sedih melihat ada rakyat masyarakat warga yang tidak punya tempat tinggal. Bertempat tinggal bersama keluarganya di kandang sapi, kandang kambing atau kerbau. Ada juga yang tinggal di tengah hutan di perkebunan dengan rumah reyot. Maka PIM ingin mencoba mendirikan yang kami sebut rumah Aladin untuk rakyat," paparnya.

Seluruh program ini dimaksudkan untuk membantu meningkatkan kehidupan sosial masyarakat. Din menyebut PIM membuka tangan bagi pihak-pihak lain yang ingin terlibat.

"Kami hadir untuk tidak berpretensi menjadi pahlawan kesiangan tapi kami hadir untuk mendukung apa-apa yang sudah dilakukan banyak pihak termasuk pemerintah. Program pemerintah banyak sekali yang baik yang pada dasarnya pro rakyat, pro poor, pro job, pro kerja, pro environment," ujarnya.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri pengurus DN PIM di antaranya Ali Masykur Musa, Siti Zuhro, JK menurut Din memberikan dukungan atas perkumpulan ini. Rencananya audiensi serupa akan dilakukan PIM bersama Presiden Joko Widodo.

"Pak JK belum sempat memberikan arahan khusus tapi kami bisa menerawang secara batiniah walaupun singkat tadi dan foto bersama. Beliau mendukung kami berarti juga suasana kebatinan yang sama sehingga pemerintah," kata Din. (fdn/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads