Tak ketinggalan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pun ikut memantau kinerja kepala-kepala daerah terbaik untuk dijajaki menuju Pilgub DKI. PDIP sepertinya sedang mencari cagub DKI terbaik yang bisa menjadi 'jawaban' atas keputusan cagub incumbent Basuki Tjahaja Purnama maju lewat jalur independen.
Pada Minggu (1/5) kemarin, Megawati mengunjungi Surabaya. Mega dijamu hangat oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di taman tesebut, keduanya bercengkerama hangat. Mega mengapresiasi kinerja Risma yang sukses mengubah tempat sampah menjadi taman nan asri.
Oleh sebagian orang, kunjungan Mega ke Surabaya ini dinilai meninggalkan pesan politik bahwa Ketum PDIP itu tengah menjemput Risma ke Jakarta. Yang membuat spekulasi Mega 'menjemput' Risma semakin kuat karena dalam kunjungan ini Mega tak sendirian. Ia didampingi anaknya, Prananda Prabowo, yang juga merupakan ketua situation room yang bertugas memonitor semua perkembangan isu terkini di PDIP.
Namun saat ditanya soal hal itu, Megawati terdiam saja. Justru Risma yang menyangkal. "Ndak…ndak…," kata Risma.
Wajar saja Mega tak mau bicara soal isu Risma bakal diusung di Pilgub DKI. Mungkin Mega menilai saat ini masih terlalu dini untuk memunculkan cagub DKI dari PDIP.
Sinyal Mega bakal membuat kejutan di Pilgub DKI dengan mengusung calon kuat di last minute memang semakin kuat, apalagi Mega sendiri bicara Pilgub DKI masih lama.
"Semua kan sudah tahu, pilkadanya masih lama. Masih 2017," kata Mega usai memberikan keynote speech di sebuah acara diskusi di Jakarta, Senin (2/5) kemarin.
Lalu siapa gerangan yang bakal diusung Mega ke Pilgub DKI di last minute? Apakah Risma yang bakal jadi kejutan buat warga DKI?
(van/trw)











































