Tim Polsek Setiabudi Sambangi SMA 3 Jakarta

Bullying di SMA 3

Tim Polsek Setiabudi Sambangi SMA 3 Jakarta

Nathania Riris Michico - detikNews
Selasa, 03 Mei 2016 10:41 WIB
Tim Polsek Setiabudi Sambangi SMA 3 Jakarta
Polisi dari Polsek Setiabudi mendatangi SMA 3 Jakarta (Foto: Nathania Riris Michico/detikcom)
Jakarta - Kepala Sekolah (Kepsek) SMA 3 Jakarta Ratna Budiarti mendatangi Polsek Setiabudi yang berjarak hanya 20 meter dari kantornya di Jalan Setiabudi II, Jakarta Selatan. Ratna memberikan keterangan atas dugaan kasus bullying di sekolah yang dipimpinnya.

Ratna langsung masuk ke ruang Kapolsek Setiabudi Kompol Tri Yulianto, Jl Setiabudi II, Jakarta Selatan, Selasa (3/5/2016) sekitar pukul 08.00 WIB. Dia memberi keterangan atas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh siswi-siswi SMA 3 kelas XII kepada siswi-siswi SMA 3 kelas X. Β 

Sekitar pukul 09.15 WIB, Ratna kembali lagi ke sekolah dan bertemu dengan para orangtua murid yang diduga melakukan bullying dan korban bullying. Hingga pukul 10.28 WIB, pertemuan masih digelar di ruang kepsek. Orangtua murid masih ada yang berdatangan. Mereka datang sendiri atau berpasangan. Total sudah ada 12 orang yang sudah datang.
Polisi berbincang dengan guru-guru (Chico/detikcom)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan di ruang Ratna, terdengar suara seorang ibu dari orangtua murid yang menangis. Ibu itu diduga merupakan orangtua dari korban dugaan bullying. "Pokoknya saya nggak rela, pokoknya saya nggak rela," kata ibu itu.

Selain orang tua murid, 7 personel dari Polsek Setiabudi yang mengenakan kaos turn back crime tiba di ruang Ratna. Polisi yang datang mayoritas polwan. Menurut salah seorang polisi, mereka ingin melihat kondisi sekolah dan meminta keterangan sekolah alasan terjadinya dugaan bullying di lingkungan sekolah dan saat pulang sekolah.

Kasus dugaan bullying di SMA 3 Jakarta beredar dalam sebuah video sejak Senin (2/5/2016) kemarin. Di video itu beberapa siswi SMA berkumpul dan jongkok. Mereka dikumpulkan siswi senior. Di video tersebut beberapa siswi SMA berkumpul dan jongkok. Mereka dikumpulkan siswi senior. Siswi junior diminta siswi senior mengenakan bra dan dipaksa merokok.

(nwy/trw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads