"Sudah ada kesepakatan tidak menaikan UKT (uang kuliah tunggal, -red) dan ada porsi keadilan," kata Arie saat berbincang dengan detikcom, Selasa (3/5/2016).
Besaran UKT, kata Arie, berbeda-beda masing-masing fakultas. Hal ini yang juga dipertanyakan oleh mahasiswa dalam demo di Balairung Gedung Rektorat UGM, Senin (2/5).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebetulnya sekarang kan enggak ada pungutan macam-macam. Nah, UKT jadi dasar bagi penyelenggaraan dana masyarakat selain subsidi pemerintah. Dulu kan ada SPP, ya biasa sejak dulu kalau SPP naik wajar mahasiswa respons," tutur Arie yang baru saja terpilih menjadi anggota Majelis Wali Amanat UGM.
Arie sendiri memandang positif demonstrasi yang dilakukan mahasiswa. Menurut dia ini merupakan artikulasi jiwa kritis mahasiswa dalam merespons sebuah isu. Tentu saja pihak universitas berkewajiban untuk memberikan respons balik untuk membuka ruang diskusi. (bag/rvk)










































