"Terlebih lagi dengan Aleppo yang kembal memanas, KBRI Damaskus berupaya sekuat tenaga untuk menyelamatkan dan memulangkan WNI sesegera mungkin dari Suriah," ujar Pejabat Protokol Konsuler sekaligus Pejabat Penerangan Sosial Budaya, AM Sidqi dalam keterangan pers KBRI Damaskus yang diterima detikcom, Selasa (3/5/2016).
Para TKW yang direpatriasi sebagian besar berasal dari Jawa Barat, sisanya dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sementara itu, masih ada 18 WNI lagi yang masih ada di tempat penampungan di KBRI Damaskus. Mereka ini diduga adalah korban perdagangan manusia.
Repatriasi ini merupakan program yang sudah dilakukan sejak 2011. Situasi keamanan yang mengkhawatirkan di Suriah membuat kontrak kerja mereka tak bisa diperpanjang.
Berikut daftar nama repatrian:
1. Edah Jubaedah Bt Saldia Aril, Purwakarta;
2. Eneng Cahyati Bt Uking Sukri, Purwakarta;
3. Lisnawati Bt Otang Cece, Cianjur;
4. Rosita Binti Samin, Lebak;
5. Siti Maisaroh Samsuri, Cianjur;
6. Sri Utamai Bt Darman Aris, Cirebon;
7. Suwarti Bt Suron Sarbini , Tangerang, Banten ;
8. Toebah Madrais, Pandeglang, Banten;
9. Ani Bt Ridwan Sutara, Cirebon;
10. Ratnasari Bt Samiah Klesum, Lombok Timur;
11. Ayisah Bit Tasam Mukrim, Majalengka;
12. Sariah Bt Rosid Surya, Karawang;
13. Kani Kada Nawi, Indramayu;
14. Ahmad Kosasih Ramli, Jakarta;
15. Yahya Idris Abdullah, Pandeglang. (dnu/dnu)











































