Pagi ini, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Amin memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional. Upacara tersebut diselenggarakan di Kantor Pendidikan, Pemuda dan Olahraga di Kota Mataram.
Upacara diawali oleh upacara pengibaran bendera Merah Putih yang diikuti oleh lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam sambutan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir, yang dibacakan oleh Wakil Gubernur NTB, menekankan pentingnya Bangsa Indonesia merefleksikan pendidikan di Indonesia saat ini.
Foto: Yudhis/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanggal 2 Mei yang kita peringati sebagai Hari Pendidikan Nasional merupakan hari lahir dari Ki Hadjar Dewantara. Ki Hadjar Dewantara menerapkan pendidikan Indonesia di Taman Siswa. Hardiknas kita peringati bukan hanya untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara namun untuk merefleksikan pendidikan kita, pendidikan tinggi di Indonesia," kata Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin di Kantor Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Jalan Pendidikan, Mataram, NTB, Senin (2/5/2016).
"Dalam bingkai tersebut maka Hardiknas kali ini bertemakan Ayo Kerja, Inovatif dan Kompetitif. Melalui pendidikan tinggi kita persiapkan SDM Iptek yang bisa berkompetisi di tingkat nasional dan internasional. Ada banyak pekerjaan yang perlu kita lakukan dalam reformasi pendidikan kita," lanjutnya.
Foto: Yudhis/detikcom |
Reformasi di segala lini, lanjut Muhammad Amin sangat penting untuk menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif. "Perubahan kurikulum, pengadaan dosen, guru besar, orientasi keterampilan yang teruji dan berdaya saing, kemampuan pendidikan tinggi untuk menghasilkan hasil yang kompetitif," tutur Muhammad Amin.
Tampak hadir dalam upacara Hardiknas tahun 2016 yaitu Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB Yusron Hadi, para siswa dan siswa SD hingga SMA di Kota Mataram. Serta mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Mataram. (yds/dhn)












































Foto: Yudhis/detikcom
Foto: Yudhis/detikcom