Mayat pria yang diketahui bernama Sumarso diduga meninggal dunia karena sakit. Hal itu diduga dari temuan obat sakit jantung dari kantung celana serta tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh mayat tersebut.
"Diduga sakit. Di kantung celana ada obat tertulis Farsorbid 5 mg," ucap petugas piket Polsek Pulogadung, Aiptu Gunawan, ketika dikonfirmasi, Senin (2/5/2016).
Gunawan menyebut tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Namun demikian, dia mengatakan saat ini mayat itu telah berada di RSCM untuk memastikan penyebab kematiannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari penelusuran berbagai sumber, obat jenis Farsorbid merupakan obat sakit jantung. Gunawan menyebut dari obat yang ditemukan itu sudah digunakan 3 tablet.
"Sudah kosong 3 tablet. Sisanya ada 7 tablet," ucap Gunawan.
Sebelumnya dilaporkan oleh kontributor pasangmata.com, Jamauludin Akmal, sesosok mayat berjenis kelamin pria ditemukan tergeletak di dekat pintu rel Pasar Enjo, Jatinegara, Jakarta Timur. Wajah mayat itu terlihat sudah membiru dengan lidah terjulur.
"Jadi wajahnya udah biru-biru dan lidahnya keluar. Kayak dicekik gitu, engggak kelihatan ada luka atau darah," ucap Jamal.
Jamal menyebut mayat ditemukan sekitar pukul 00.30 WIB. Mayat pria itu terlihat mengenakan kemeja kotak-kotak dan celana panjang warna biru dongker.
Terlihat pula identitas mayat yaitu bernama Sumarso (62). Tertulis alamat pria itu di Perum Graha Indah B5/6, Jatiasih, Bekasi. (dhn/dhn)











































