"Pakai helm hitam, pakai masker dan bertubuh besar," ujar Kapolsek Banguntapan, Bantul, Kompol Suharno kepada detikcom, Minggu (1/6/2016).
Karenanya, polisi tak bisa mendapatkan gambaran wajah para pelaku. Dua motor yang dikendarai pelaku yakni jenis matic dan trail. Namun keduanya tidak menggunakan plat nomor.
Meski cenderung terbatas, polisi tetap optimis dapat membekuk keempat pelaku. "Akan kami kejar sampai kiamat," tegas Suharno.
Dua korban yang terkena tembakan senjata airsoft gun yakni Yoga (18) dan Bayu (16) masing-masing terkena tembakan di dahi dan tangan kiri. Yoga saat ini masih dirawat di RSPAU Hardjolukito Yogyakarta, sedangkan Bayu telah diperbolehkan pulang.
Suharno menyatakan kini pihaknya mengintensifkan patroli di lokasi penembakan. Penambahan personal juga dilakukan.
"Patroli sudah intensif setiap harinya. Saya tambah lagi personalnya 3 sampai 5 lagi," kata Suharno. (sip/rvk)











































