Kunjungi Pulau Terluar, Panglima Beri Bantuan Motor Roda 3 Hingga Speedboat

Kunjungi Pulau Terluar, Panglima Beri Bantuan Motor Roda 3 Hingga Speedboat

Massaul Khoiri - detikNews
Minggu, 01 Mei 2016 22:20 WIB
Kunjungi Pulau Terluar, Panglima Beri Bantuan Motor Roda 3 Hingga Speedboat
Panglima kunjungi pulau terluar/ Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo hari ini mengunjungi pulau terluar Indonesia di bagian ujung Selatan yaitu Pulau Ndana, Kepulauan Rote, NTT. Gatot ingin melihat langsung kondisi prajuritnya dan memberi bantuan salah satunya berupa motor roda tiga untuk mengangkut logistik.

"Lapor Pos Ndana dalam keadaan aman," ucap Kapten Marinir La Ode Arjuna kepada Jenderal Gatot Nurmantyo setelah turun dari helikopter..

Pulau Ndana merupakan pulau terluar bagian selatan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Australia. Pulau tersebut masuk di kepulauan Rote serta tidak berpenghuni dan dijaga oleh 32 prajurit TNI. Butuh waktu hampir satu jam perjalanan lewat udara dari Kota Kupang, NTT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panglima kunjungi pulau terluar


Kunjungan Gatot kali ini ditemani oleh Pangdam Udayana Mayjend TNI Setyo yularso. Serta di sambut oleh pejabat Kabupaten Rote.

"Selamat datang Panglima. Dengan ini saya nobatkan anda jadi tokoh adat pulau Rote dan sekitarnya," ucap Sekda Kabupaten Rote, Jonas M Selli.

Panglima pun masuk ke pos satgas dan menanyai satu persatu daerah asal anak buahnya. Dia masuk ke ruang dapur melihat cara memasak.

"Cuma pakai kayu bakar masaknya. Hari ini masak apa kamu?" tanya Gatot.

"Telur dadar", jawab prajurit.

Tanya jawab Panglima TNI dengan para prajurit satgas dilanjutkan ke bawah pohon rindang di belakang markas. Sebelum itu, Gatot melihat sumur dan ternyata setengah kering dan airnya pun air payau.

"Apa masalah mu di sini?" tanya Gatot lagi.

Setelah lama hening satu persatu prajurit menjawab.

"Siap! air komandan, kendaraan roda tiga!" jawab para prajurit bersahutan.

Panglima kunjungi pulau terluar


Gatot pun menjawab satu persatu keluhan anak buahnya. Karena, menurut dia pemenuhan fasilitas akan membuat para prajurit bekerja dengan maksimal.

"Kamu harus selalu sehat. Permasalahan komunikasi maksimal 2 km nanti ada repeater. Sarana patroli nanti saya kasih speedboat, air bersih, BBM dan dua motor Viar untuk mengangkut logistik di dua pulau," jawab Gatot merangkum permintaan anak buahnya.

Gatot pun berpesan tantangan pulau terluar memang membosankan karena sifatnya monoton. Prajurit hanya memantau daerah sekitar bia terjadi pelanggaran di daerah perbatasan.

"Tapi jangan sampai lengah. Jangan lupa belajar. Bawa buku kan? Olahraga. Ceria dalam beraktifitas. Menjaganya jangan hanya pukul tertentu. Kamu wakil TNI menjaga pulau terluar di paling ujung Selatan. Ini kebanggaan, karena kalau ada musuh kamu yang menghadapi duluan," sambung Gatot.

Gatot pun berjanji memenuhi permintaan anak buahnya tersebut. Lalu Gatot beserta rombongan mengecek dan mengelilingi pulau Ndana menggunakan speedboat. (rvk/rvk)


Berita Terkait