Keluarga korban penyanderaan kelompok teroris Abu Sayyaf, Rinaldi alias Aldy Rimba (25) melakukan sujud syukur atas pembebasan 10 ABK Kapal Anand 12.
Tante Aldy, Hamsyiar, mengaku terus menanti kabar dari keponakannya itu. Dia mengaku merawat Aldy sejak kecil itu sejak kedua orang tua Aldy, Amiruddin dan Rosliah, bercerai.
"Tadi sore kami dihubungi oleh perempuan bernama Mega dari perusahaan tempat Aldy bekerja, kami sangat bahagia dan sujud syukur kepada Allah SWT karena masih melindungi Aldy," ujar Hamsyiar saat ditemui detikcom di kediamannya, di Jalan Tinumbu Lorong 132 J Kelurahan Layang, Kec. Tallo, Makassar, Minggu (1/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamsyiar berterima kasih atas keseriusan pemerintah Indonesia, Filipina dan pihak perusahaan tempat Aldy bekerja atas upayanya membebaskan Aldy dan rekan-rekannya yang disandera kelompok teroris Abu Sayyaf.
Keluarga korban penyanderaan Abu Sayyaf (foto: M Nur Abdurrahman/detikcom)) |
Hamsyiar menyebutkan kedua orang tua Aldy, yakni Amiruddin yang berada di Wotu, Kab. Luwu Timur, Sulawesi Selatan, akan berangkat ke Makassar malam ini untuk menjemput kedatangan putranya. Sedangkan ibunda Aldy, yang berada di Poso, Sulawesi Tengah, sudah diberi kabar tentang keselamatan putranya.
Selama sebulan lebih, keluarga Aldy di Makassar menggelar pengajian dan doa bersama untuk keselamatan Aldy dan rekannya yang ditawan kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina. (mna/dhn)












































Keluarga korban penyanderaan Abu Sayyaf (foto: M Nur Abdurrahman/detikcom))