Dirut Baru Garuda Minta Waktu Sikapi Kasus Munir
Jumat, 18 Mar 2005 11:40 WIB
Jakarta - Dirut baru PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengaku perlu waktu untuk mempelajari keadaan Garuda sebelum merumuskan langkah yang akan diambilnya, termasuk dalam menyikapi investigasi tewasnya aktivis HAM Munir yang melibatkan mantan petinggi Garuda."Beri saya waktu dong, saya belum mulai, belum serah terima, beri saya waktu dulu deh," tegas Emirsyah.Emir, yang juga mantan petinggi Bank Danamon itu menegaskan hal ini usai menemui Sekretaris Menneg BUMN Richard Clapord di Kantor Kementerian BUMN, Jl. Dr. Wahidin, Jakarta, Jumat, (18/3/2005).Emir mengatakan, pertemuan tersebut adalah pemberitahuan oleh pihak kementerian BUMN kepada direksi lama, direksi baru dan komisaris Garuda mengenai adanya kepengurusan baru di Garuda.Selain itu, juga disampaikan bahwa pelantikan dan serah terima dari pengurus lama ke pengurus baru akan dilakukan Senin, pekan depan. Hadir dalam pertemuan itu, Komisaris Utama Garuda Abdul Ghani, dan salah seorang Direktur Garuda Bambang Wahyudi dan Komisaris Garuda Gunarni Soeworo.Emir juga mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memberitahukan mengenai kebijakan-kebijakan dan program-program yang akan diambil dalam kepemimpinannya. "Kasih waktulah untuk manajemen yang baru agar dapat mempelajari Garuda itu bagaimana. Nanti kita beberkan apa rencana kita baik jangka pendek, menengah maupun panjang," katanya.
(umi/)











































