Ribuan Buruh Mulai Padati Bundaran HI, Situasi Kondusif

Ribuan Buruh Mulai Padati Bundaran HI, Situasi Kondusif

Bisma Alief - detikNews
Minggu, 01 Mei 2016 11:49 WIB
Ribuan Buruh Mulai Padati Bundaran HI, Situasi Kondusif
Foto: Aksi KPBI (Bisma/detikcom)
Jakarta - Memasuki siang hari, perayaan May Day di Jakarta semakin ramai. Para peserta yang tadinya hanya ratusan dan tersebar di beberapa titik, kini membeludak menjadi ribuang orang. Salah satu tempat kumpul adalah Bundaran HI, Jakarta Pusat. Ribuan buruh yang memakai baju merah ini melakukan aksi long march sambil menyuarakan hak-haknya.

"Buruh masih tertindas, kita harus bangkit dan melawan! Hidup buruh!" tegas orator kepada ribuan buruh di Bundaran HI, Minggu (1/5/2016).

Foto: Bisma Alief


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi May Day di Bundaran HI dan sekitarnya berlangsung kondusif. Aksi ini juga dikawal ribuan polisi yang sudah stand by sejak pagi. Kordinator Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KPBI) Sukanti menyatakan massa buruh akan melakukan aksi dengan tertib.

"Kami akan tertib, kami tidak akan anarkis," ujar Sukanti melalui mobil orator.



Namun Sukanti sedikit kecewa dengan perayaan May Day tahun ini karena tidak bisa hadir ke CFD. Padahal dia menganggap, semua orang boleh berpendapat.

"Rencananya kita tadi pagi mau masuk ke HI terus ke Istana tapi enggak dikasih karena ada CFD  dan itu diatur Pergub. Padahal menurut UUD semua orang  bisa mengungkap pendapat di depan umum," ucap Sukanti.

Foto: Bisma Alief


Sukanti keberatan massa buruh dilarang aksi di Bundaran HI karena ada car free day dan pergub.

"Jadi pergub yang melarang jauh di bawah UUD, kami tetap mencoba masuk HI," katanya.

Sedangkan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Risyafudin di lokasi menyatakan polisi meminta buruh lewat Jalan Sabang, tidak melewati HI untuk menuju ke Monas yang terletak di depan Istana Presiden.

"Kita upayakan harus diakomodir, supaya berjalan aman sampai Monas. Seyogyanya mereka harus di patung kuda di Monas. Karena HI tidak bisa dijadikan tempat melakukan aksi," bebernya.

(rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads