"Masyarakat tidak perlu khawatir, karena untuk antisipasi maasa buruh yang berorasi akan kita pecah. Jadi Car Free Day tetap berjalan, karena buruh nantinya tidak lewat jalur CFD," kata Kepala Subdit Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, saat dihubungi detikcom, Sabtu (30/4/2016) malam.
Budiyanto menjelaskan, rencananya massa buruh yang berasal dari berbagai wilayah di Jabodetabek itu akan dipecah rute perjalanannya dan kemudian berkumpul di sekitar kawasan Monas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budiyanto mengimbau warga yang hendak keluar rumah agar menghindari ruter-rute yang akan dilalui buruh.
"Karena besok ada kegiatan, bagi masyarakat diimbau untuk menghindari jalan-jalan seperti Gatot Subroto, Juanda, Rasuna Said, dan lainnya. Karena nantinya kemungkinan ada 80 ribu buruh yang akan turun ke jalan, sehingga akan padat," tambahnya.
Terkait May Day, Polda Metro Jaya mengerahkan mengerahkan 16 ribu personel untuk pengamanan demonstrasi. Polisi juga bekerjasama dengan TNI dan Satpol PP serta kordinator para buruh untuk memastikan agar peringatan Hari Buruh tetap berjalan tertib.
"Kegiatan unjuk rasa harus berjalan tertib. Kami berikan pelayanan, kami harap ada yang menerima aspirasi, kalau disampaikan ke Pemda kami berusaha agar aspirasi diterima," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kamis (28/4).
(adf/fdn)











































