"Di antara partisipan dari 55 negara, Indonesia terpilih mendapat penghargaan sebagai stand budaya terbaik dan terfavorit," ujar Duta Besar RI Dakar Mansyur Pangeran kepada detikcom, Sabtu (30/4/2016).
World Cultural Month adalah ajang prestisius untuk memamerkan dan mempromosikan keunikan budaya masing-masing negara kepada masyarakat Senegal, khususnya kepada kalangan ekspatriat di ibu kota negara, Dakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KBRI Dakar |
World Cultural Month yang diselenggarakan oleh International School of Dakar (ISD) ini dikunjungi oleh ribuan orang yang terlihat antusias menikmati beragam keunikan budaya yang ditampilkan dari berbagai negara.
Pada parade pakaian khas masing-masing negara, Indonesia menampilkan busana tradisional batik sampai tenun dari berbagai daerah, dengan ragam rancangan, corak dan warna beraneka.
Di samping itu, stand Indonesia mengenalkan budaya kuliner yang populer di segala lapisan sosial masyarakat dan segala kesempatan antara lain nasi goreng, mie goreng, sate dan es teler. Dalam waktu relatif singkat, seluruh kuliner Indonesia ini ludes diminati pengunjung.
Juga ditampilkan ikon budaya berupa instrumen gamelan, yang menjadi basis musik tradisional dari Aceh di ujung Sumatera, Jawa, Bali, sampai Maluku dan sekitarnya di ujung Timur. Instrumen ini cukup ramai menyedot pengunjung, karena mereka dapat mencoba memainkan secara langsung.
KBRI Dakar |
Sebagai magnet informatif juga ditayangkan video, serta dibagikan poster dan flyer mengenai berbagai destinasi wisata di Indonesia.
"Dengan terpilihnya Indonesia sebagai yang terbaik pada World Cultural Month ini diharapkan dapat memberi daya tarik bagi warga Senegal dan asing lainnya untuk datang mengunjungi Indonesia," pungkas Dubes.
Sudah dideskripsikan penuh patriotisme dalam "Indonesia Pusaka" oleh komponis besar Indonesia segala zaman, Ismail Marzuki, betapa bangsa ini mewarisi negeri yang indah tak terpemanai:
Indonesia sejak dulu kala,
tetap dipuja-puja bangsa... (es/fdn)












































KBRI Dakar
KBRI Dakar