Seperti yang terjadi pada Stephen Laurence. Pria asli Semarang ini setiap tahunnya selalu mudik dengan macet-macetan di jalan raya, namun pada tahun ini ingin mencoba naik kereta api. Dia sudah merasa lelah terjebak kemacetan panjang.
Stephen pun langsung pasang kuda-kuda begitu mendapatkan informasi tiket tambahan akan dibuka pada Sabtu (30/4/2016) pukul 00.00 WIB. Tapi prosesnya tak langsung berjalan mulus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai kemudian Stephen berhasil memesan kursi kereta. Namun begitu memasuki langkah selanjutnya, kode bookingnya tidak dikenali oleh sistem.
"Tiba-tiba kode booking cancel atau doesn't exist," kata Stephen.
Setelah berulang kali mencoba, dua jam kemudian Stephen menemui titik terang. Dia berhasil memesan kursi KA Argo Sindoro untuk tanggal keberangkatan 5 Juli 2016. Stephen lantas segera mencoba melakukan pembayaran.
"Dan lagi-lagi, untuk bayar walaupun sudah masukkan kode pembayaran, masih susah tembus ke servernya KAI. Kira-kira ada 1 jam saya di ATM, bolak-balik masuk keluarin kartu ATM karena transaksi time out," kata Stephen.
Akhirnya Stephen menempuh jalur lain untuk pembayaran. Dia ke minimarket yang menjadi mitra KAI.
"Saya cari Indomaret 24 jam terdekat, ke kasirnya. Dan.. akhirnya bisa. Tiket lebaran sudah di tangan," kata Stephen.
"Terbayar sudah capeknya. Ngantuknya, stressnya. Akhirnya bisa pulang kampung tanpa macet-macetan," sambungnya.
Hal yang sama juga dialami Kurniawan. Pria asal Wonogiri ini begadang dan terus mencoba untuk mengakses web PT KAI. Baru sekitaran Subuh, dia berhasil memesan.
"Saya temukan seat yang kosong baru pada saat Subuh," kata Kurniawan.
(fjp/kha)











































