"Ya belum (selesai)," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat ditanya apakah masalah Natuna sudah selesai atau belum usai jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Timur, Jumat (29/4/2016).
Menteri Susi memang kecewa berat dengan aksi coast guard China yang dianggap menghalangi upaya penegakan hukum terkait dengan illegal fishing di perairan Natuna. Sabtu (19/3) lalu, para penyidik KKP hendak menangkap kapal nelayan ilegal milik nelayan China. Namun saat kapal itu hendak ditarik, kapal coast guard China menabraknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Susi, kunjungan pejabat Indonesia ke China untuk kerjasama dan pertahanan Laut China Selatan. Tidak membahas illegal fishing di Natuna.
"Ya illegal fishing tetap beda. Itu kan penegakan hukum ya penegakan hukum kan. Kan Indonesia juga harus diakui penegakan hukumnya. Kalau kita penegakan hukumnya tidak betul, nanti Indonesia tidak dihormati. Nggak ada investor mau masuk. Itu aja," tegas Susi.
Sebelumnya, China sudah membantah memasuki perairan Indonesia. Seskab Pramono Anung di kesempatan terpisah mengatakan, masalah ini sudah selesai. Ada kesalahpahaman. Sementara Menlu Luar Negeri sudah memanggil perwakilan kedubes China untuk menyampaikan protes. (mad/mad)











































