Mereka adalah siswa TK Smart Kiddy, Walang Baru Raya Blok I No 10 A, Jakarta Utara. Anak-anak TK ini didampingi oleh Kepala Sekolah Siti Zaenab dan 4 orang guru.
Siswa-siswi TK ikut berpatroli laut (Foto: Mei/detikcom) |
Ada 24 anak TK yang ikut polisi Polair berpatroli dari Pelabuhan Tanjung Priok hingga ke Pulau Onrust dan Pulau Bidadari dengan menggunakan Kapal Pelangi VII-3003 dengan komandan kapal Ipda H Suharjono dan 10 anggota yang dipimpin oleh Kompol Dedi Rahadian.
Mereka diajak patroli keliling Pulau Onrust dan Pulau Bidadari (Foto: Mei/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama berada di atas kapal, anak-anak TK ini diberikan pengetahuan tentang kemaririman Indonesia agar mereka memiliki rasa kebanggaan terhadap bangsanya yang kaya dengan kekayaan lautnya.
Anak-anak TK diberi pemahaman tentang kemaritiman (Foto: Mei/detikcom) |
"Kami berikan pemahaman kepada adik-adik TK ini bahwa Indonesia sangat kaya akan kekayaan lautnya. Dengan demikian, anak-anak ini akan lebih mencintai bangsanya. Di usia mereka yang masih sangat dini perlu ditanamkan rasa kecintaan terhadap tanah air, sehingga hal ini tentu bernilai sangat positif," ujar Wakil Direktur Lalu Lintas AKBP Zefanza Dafaz saat berbincang dengan detikcom pada Kamis 28 April 2016 sore.
Selain itu, mereka juga diberitahu mengenai tugas-tugas polisi air yang menjaga perairan sekitar teluk Jakarta. Selanjutnya, anak-anak usia sekitar 5 tahun itu diajak berkeliling Pulau Onrust dan Pulau Bidadari.
Di situ mereka melihat benteng peninggalan zaman kolonial Belanda. Setelah 2,5 jam mengikuti keseruan dalam berpatroli laut, anak-anak ini kembali ke daratan. (mei/aan)












































Siswa-siswi TK ikut berpatroli laut (Foto: Mei/detikcom)
Mereka diajak patroli keliling Pulau Onrust dan Pulau Bidadari (Foto: Mei/detikcom)
Anak-anak TK diberi pemahaman tentang kemaritiman (Foto: Mei/detikcom)