Menurut Asisten Pemerintahan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Syofian ada tahapan yang akan dilakukan menjelang pembongkaran termasuk pemberian surat peringatan sebanyak tiga kali. Pihaknya tidak akan memberi kompensasi terhadap warga berupa uang kerahiman, sebab bangunan tersebut sudah berulangkali ditertibkan dan selalu muncul termasuk salah satu lokalisasi terselubung.
"Kita tidak akan memberikan sosialisasi karena mereka sudah pernah diberikan kerahiman, sudah pernah dibongkar tepat salah satunya Gunung Antang adalah tempat lokalisasi dan prostitusi yang sudah terkenal dimana mana,"ujar Syofian saat Survey lokasi pemukiman warga di bantaran rel kereta Jatinegara, Jaktim, Kamis (28/4/2016)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek DDT ini sempat terhenti beberapa tahun akibat masalah pembebasan lahan dan dugaan korupsi. Sehingga selama ini warga kembali memanfaatkan lahan tersebut tanpa pengawasan dari PT KAI. Rencananya, pembangunan proyek ini dimulai dari Manggarai hingga Cikarang sejauh 27 Km.
"Double-double track ini program pemerintah sejak 2007, pertengahan Mei akan kita bongkar," tutup Syofian. (aws/aws)










































