Dradjad: Pimpinan DPR Sering Bersikap Partisan
Jumat, 18 Mar 2005 08:50 WIB
Jakarta - Anggota DPR, Drajad Wibowo, menilai sikap pimpinan DPR masih sangat partisan. Hal tersebut bisa dilihat dari seringnya mengetok palu yang mendahulukan kepentingan partai tertentu."Memang ada pimpinan dewan dan alat kelengkapan yang masih bertindak sangat partisan dan ini menimbulkan emosi dari teman-teman."Demikian ujar Dradjad dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (18/3/2005)."Pimpinan sidang seringkali sengaja mengulur-ulur waktu dan berputar-putar sehingga ketika ada yang menguntungkan fraksinya langsung ketok palu," kata wakil ketua FPAN ini.Akibatnya, lanjut dia, sikap ini memicu emosi dari anggota dewan yang tidak tertampung aspirasinya. "Seharusnya sebagai pimpinan, mereka memberi kesempatan seluas-luasnya untuk anggota menyampaikan aspirasi dan baru dicari jalan tingah. Tidak seperti ini," tandasnya.Menurutnya, kericuhan dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu lebih banyak disebabkan tidak netralnya pimpinan dewan. "Itu terjadi karena pimpinan tidak mengakomodasikan aspirasi secara fair. Jadi, memanasnya bukan karena pertarungan kepentingan politik," tukasnya. Untuk itu, dirinya meminta pimpinan dewan untuk menghilangkan sikap sangat partisan tersebut. "Partisan boleh saja tapi jangan seperti ini. Ada baiknya pimpinan mencontoh sikap Pak Amien Rais dan Pak Akbar Tandjung yang bisa menunjukkan kenegarawanan dalam memimpin sidang," tuturnya.Meski demikian, lanjut dia, FPAN masih belum membahas mengenai wacana kocok ulang pimpinan. "Wacana kocok ulang memang akan terus mengalir meski peluangnya kecil karena konstelasi politik di parlemen sudah berubah," demikian Dradjad.
(ton/)











































