Hal itu dikemukakan Wali Kota Banda Aceh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, disela kunjungannya ke Teras Cikapundung, Kota Bandung, Kamis (27/4/2016).
"Kopi Aceh itu terkenalnya kopi arabica. Memang Banda Aceh tidak punya kopi yang khas, tapi kita punya pengolahan kopinya. Kita dibantu Kemenpar untuk mengangkat festival ini ke tingkat Internasional," ujar Illiza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan ada penampilan tari dari pentas seni juga dari seluruh wilayah di Indonesia yang tergabung jaringan kota pusaka," terangnya.
Illiza mengungkapkan saat ini banyak bertebaran warung kopi di Banda Aceh yang menjadi tempat nongkrong favorit. Karenanya Banda Aceh dijuluki Kota 1.001 Warung Kopi.
"Enggak sah kalau ke Banda Aceh belum ngopi. Kita itu kan kota 1.001 warung kopi. Bisa ngopi-ngopi seharian dengan fasilitas Wi-Fi," tandasnya. (avn/ern)











































