"Saya tidak akan melepas baju ini. Ini (seragam) adalah kebanggaan saya," kata Iwan sambil memegang seragamnya. Hal ini dikatakan di lokasi penggilingan sampah plastik miliknya di Jalan Bambang Seketi, Desa/Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/4/2016).
Iwan diapresiasi oleh pimpinan dan sejawat karena sukses berbisnis daur ulang sampah. Ia tidak akan meninggalkan usaha, juga tidak akan mengorbankan tugasnya. Bagaimana ia mengatur waktu?
"Setiap pagi sebelum dinas saya cek karyawan. Jam makan siang saya datang lagi. Urusan usaha saya serahkan pada orang yang saya percaya, jadi tidak mengganggu dinas," kata Iwan.
Brigadir Iwan (berkaos biru) saat dikunjungi Kapolres Pasuruan Kota AKBP Yong Ferrydjon, Rabu kemarin (Foto: Muhajir Arifin/detikcom) |
Meski bisnisnya sangat menjanjikan, Iwan akan setia pada Korps Bhayangkara. "Ini (seragam) adalah kebanggaan saya," tandas bapak dua anak ini. Iwan telah berdinas selama 12 tahun di Polres Pasuruan Kota. Awalnya dia ditempatkan di Shabara, kini di Satuan Lalu Lintas.
Bisnis daur ulang sampah sudah dilakukan Iwan bertahun-tahun. Hanya saja baru berkembang pesat pada tahun 2012. Sebab, saat itu, dia mendapat suntikan modal dari atasannya, Kasat Shabra Polres Pasuruan Kota. Uang itu dijadikan untuk menyewa lahan.
Saat ini, Iwan memiliki 19 karyawan. Lebih spesial, para karyawan merupakan janda warga sekitar dan mantan pelaku kriminal. Istrinya, Trias Kusmardianti, ikut terjun ke bisnis ini.
(fat/try)












































Brigadir Iwan (berkaos biru) saat dikunjungi Kapolres Pasuruan Kota AKBP Yong Ferrydjon, Rabu kemarin (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)