Acara itu digelar di Lobi Utama Plaza Atrium, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (28/4/2016). 3 Menteri yang hadir yaitu Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Musyidan Baldan. Ketiganya hadir sekitar pukul 16.00 WIB.
"Ayo Pak Ferry jangan foto-foto terus di sana," ujar Hanif lantang di lokasi acara. Teriakan Hanif bisa jadi menggambarkan santainya suasana pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isi acara itu adalah diskusi. Namun sepertinya materi diskusi tak menjadi perhatian peserta acara.
Setelah acara selesai, ketiga menteri tersebut tidak langsung pergi. Mereka berselfie-ria selama 10 menit di depan semua relawan yang hadir. Lalu,Β terlibat dalam obrolan seru yang diselingi banyak tawa di salah satu cafe di mal tersebut. Asap rokok mewarnai obrolan seru mereka.
"Tolong Pak Ferry tidak mau di diambil fotonya saat ini," kata salah satu panitia berbaju putih sambil mendorong orang yang berkerumun di luar untuk melihat para menteri tersebut.
![]() |
Namun di saat yang sama panitia mendesak ketiga menteri tersebut untuk menemui awak media dan bersedia di wawancara di tempat. Acara dorong mendorong dan berdesakan pun terjadi cafe tersebut.
Para menteri dan teman-temannya sibuk berselfie ria dan berangkulan ketika berada di dalam smoking area cafe tanpa mempedulikan kerumunan di sekitarnya.
Sebelum bubar, para menteri tersebut sempat membuat yel-yel ke awak media.
"May day is Holiday, May day is Holiday," teriak Ferry, Hanif, dan Saleh sambil tertawa.
Apa makna kesukariaan tersebut?
"Ya karena ini ungkapan agar May Day jangan ditakuti jangan dikhawatirkan gitu loh. Ya kan memang perayaan sebenarnya, ya jadi pesta ya holiday," kata Hanif sambil tertawa.
(tor/tor)












































