Kendarai Motor Trail, Panglima TNI dan KSAD Terobos Jalan Trans Papua

Kendarai Motor Trail, Panglima TNI dan KSAD Terobos Jalan Trans Papua

Massaul Khoiri - detikNews
Kamis, 28 Apr 2016 17:58 WIB
Kendarai Motor Trail, Panglima TNI dan KSAD Terobos Jalan Trans Papua
Panglima TNI Pakai Motor Trail/ Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom
Nduga - Jendral TNI Gatot Nurmantyo bergaya ala crosser saat meninjau langsung jalan Trans Papua dari Ibukota Nduga, Kenyam sampai Distrik Mamugu, Kabupaten Asmat yang berjarak kurang lebih 27 KM. Saat turun dari helikopter, Gatot langsung bilang bahwa ia akan menaiki motor dalam tinjauannya.

"Kakak, saya akan naik motor sampai 'Batas Batu' (wilayah perbatasan Kabupaten Nduga dan Kabupaten Asmat). Lalu sambung ke Mamugu melihat dermaga," tutur Gatot kepada anak buahnya dan tak menghiraukan imbauan yang menyarankan agar ia naik mobil 4 WD yang sudah disediakan, Kamis (28/4/2016).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum menaiki motor trail, tak lupa Gatot memakai alat pengaman siku lengan, kaki, dan helm trail. Dia juga didampingi oleh beberapa penunggang motor trail yang tak lain adalah Kasad Jenderal TNI Mulyono, Pangdam Cendrawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian, Kapuspen Mayjen TNI Tatang Sulaiman. Selain itu, ada dua mobil 4WD yang ikut mengawal di belakang Panglima TNI.

Beberapa kesempatan, salah satu motor trail mengalami mati mendadak. Jalanan yang hanya berupa tumpukan batu dan tanah memang membutuhkan tenaga ekstra serta keahlian mumpuni untuk melaluinya.

Jendral TNI Gatot Nurmantyo


Sebagai gambaran, jalan Trans Papua yang dibangun TNI saat ini masih berupa jalan yang sangat kasar. Bahkan, rute yang dilalui Panglima TNI beserta rombongan hanya ada satu jembatan beton dari Kenyam sampai Mamugu. Kanan kiri jalan masih hutan lebat, lubang menganga yang terisi air serta jalanan berlumpur dalam pun masih ada.

Sisa yang harus diselesaikan oleh TNI hingga memenuhi target pada bulan Juni yaitu sepanjang 11 KM. Hal itu dikarenakan, Presiden Jokowi akan melewati jalan tersebut pada bulan Agustus.

Jendral TNI Gatot Nurmantyo


TNI dalam mengerjakan Trans Papua ini bekerjasama dengan Kemen PU melalui kontraktor PT WIKA. TNI bertugas membuka jalan, melakukan pengerasan, pembuatan drainase sementara, dan selanjutnya dilanjutkan kontraktor untuk pengecoran dan pengaspalan.

Nantinya, jalan Trans Papua yang dibangun awal oleh TNI akan mempunyai lebar total 11 meter. Rinciannya badan jalan selebar 6 meter, bahu jalan 1,5 meter di kiri dan kanannya, serta drainase 1 meter di kiri dan kanan. (rvk/rvk)


Berita Terkait