Presiden Jokowi Minta Pelayanan Paspor, KTP, Hingga SIM Harus Cepat!

Presiden Jokowi Minta Pelayanan Paspor, KTP, Hingga SIM Harus Cepat!

M Iqbal - detikNews
Kamis, 28 Apr 2016 15:32 WIB
Presiden Jokowi Minta Pelayanan Paspor, KTP, Hingga SIM Harus Cepat!
Presiden Jokowi (Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo berulang kali menekankan pemerintahan saat ini ingin agar pelayanan publik tidak bertele-tele. Dalam rapat terbatas di Istana, Jokowi meminta para menteri memperbaiki berbagai pelayanan publik tersebut.

"Langkah-langkah reformasi selanjutnya harus diteruskan ke pelayanan publik yang lainnya yang berkaitan dengan pelayanan imigrasi. Baik yang di airport, urusan paspor, urusan kecil-kecil yang berkaitan dengan KTP, ini masih banyak juga masalahnya," ucap Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (28/4/2016).

Hadir Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mendagri Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Menristek Dikti Nasir, Mendes Marwan Jafar, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang berkaitan juga dengan sertifikasi tanah, bayarnya mahal, lama. Yang berkaitan dengan SIM, STNK, BPKB sama, cepat, tapi masih perlu diperbaiki di situ. Yang berkaitan dengan akte kelahiran, lama. Dan untuk hal-hal kecil saya kira di sini juga masih bermasalah, akte nikah," kritik Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengapresiasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang sudah bisa memangkas perizinan dari yang berbulan-bulan, sekarang sudah bisa 3 jam. Kesuksesan ini sering diceritakan Jokowi di berbagai forum.

"Dan ini saya tes di beberapa pengusaha yang juga masuk ke sana, menyatakan bahwa memang sudah benar 3 jam," terang Jokowi.

Jokowi menerangkan, banyak hal, banyak tempat yang harus juga diperbaiki. Baik berkaitan dengan kecepatan, kepastian waktu, efisiensi biaya, kemudian jadi kemudahan pelayanan.

"Juga hal-hal terutama yang berkaitan dengan perijinan," ucap Jokowi. (bal/rvk)


Berita Terkait