Massa Buruh Diminta Hindari CFD Saat Merayakan May Day

Massa Buruh Diminta Hindari CFD Saat Merayakan May Day

Nur Khafifah - detikNews
Kamis, 28 Apr 2016 15:28 WIB
Massa Buruh Diminta Hindari CFD Saat Merayakan May Day
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Peringatan hari buruh pada tanggal 1 Mei 2016 ini bertepatan dengan hari Minggu. Meski demikian, acara car free day tetap digelar. Massa buruh diminta untuk menghindari kawasan car free day yakni di sepanjang Jalan Sudirman, Thamrin hingga Monas.

"Para buruh dimohon pahami, mengerti kebutuhan masyarakat kita. Saat car free day jangan melakukan long march yang membuat masyarakat terganggu," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (28/4/2016).

Boy mengatakan, pihaknya tidak menghalangi warga untuk berpendapat. Namun mereka diminta menyalurkan aspirasi dengan cara-cara yang cerdas. Para buruh juga diminta untuk tidak melakukan aksi sweeping, menghalangi proses produksi dan aksi-aksi lain yang merugikan orang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dilarang sweeping, merusak pagar, tindakan anarkis, itu tidak sesuai dengan ketentuan UU no 9 tahun 1998 tentang menyampaikan pendapat di muka umum," ujarnya.

Buruh juga diminta untuk tidak melakukan blokir jalan maupun pintu tol. Boy mengimbau, seluruh aksi peringatan Hari Buruh dilaksanakan tanpa merugikan masyarakat luas.

"Laksanakan dengan tertib di tempat masing-masing, kalau ada yang menuju satu tempat dilaksanakan sebaik-baiknya," katanya.

Polisi akan mengerahkan 16.000 personel dalam pengamanan Hari Buruh kali ini. Polisi juga bekerjasama dengan TNI dan Satpol PP serta korlap-korlap buruh untuk memastikan agar peringatan Hari Buruh tetap berjalan tertib.

"Kegiatan unjuk rasa harus berjalan tertib. Kami berikan pelayanan, kami harap ada yang menerima aspirasi, kalau disampaikan ke Pemda kami berusaha agar aspirasi diterima," katanya. (kff/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads