Menkum HAM Pertanyakan Kalapas: Kok Bisa Melani Kabur di Rumah Dinas?

Menkum HAM Pertanyakan Kalapas: Kok Bisa Melani Kabur di Rumah Dinas?

Ferdinan - detikNews
Kamis, 28 Apr 2016 14:59 WIB
Menkum HAM Pertanyakan Kalapas: Kok Bisa Melani Kabur di Rumah Dinas?
Laoly (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Menkum HAM Yasonna Laoly geram bukan main saat mendengar ada napi yang kabur dari Lapas Sukamiskin. Apalagi napi itu melarikan diri di hadapan Kalapas Wanita Sukamiskin Surta Duma.

"Saya juga pertanyakan Kalapas. Kok bisa dia kabur saat lagi bekerja di rumahnya. Yang herannya tinggal dua bulan lagi mau bebas kok bisa lari dia. Mungkin dia ada masalah di dalam," kata Laoly saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (28/4/2016).

Melani menjalani hukuman penjara 1 tahun 6 bulan dari tahun 2015 atas putusan Hakim PN Bandung. Kasus yang menjerat Melani yakni penipuan dan penggelapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalapas wanita Sukamiskin Surta

Selama di Lapas, Melani berkelakuan baik. Karenanya Melani mendapatkan pembebasan bersyarat. Seharusnya dia bebas pada 2 Mei 2016. Namun entah karena alasan apa, saat bekerja di rumah dinas Kalapas Wanita Sukamiskin, Melani malah kabur.

Kepada Kalapas, Melani juga kerap mengaku sebagai keponakan Menkum HAM Yasonna. Kalapas pun mengaku seperti 'terhipnotis' sampai Melani berhasil kabur.

Melani di ponsel Kalapas


Laoly sudah mendapat laporan soal Melani. Napi yang ditahan karena kasus penipuan dan penggelapan itu sedang menjalani masa asimilasi. Saat kejadian, Melani sedang bekerja di rumah dinas Kalapas yang letaknya tak jauh dari penjara. Cerita ini sedang diverifikasi.

"Dia katanya asimilasi, saya suruh Kakanwil periksa Kalapas gimana ceritanya. SOP-nya, apa ada kesalahan prosedur soal kejadian ini," ungkap Laoly.

Yang jelas, kini jajaran Kemenkum HAM fokus untuk mencari napi tersebut. Segala upaya dikerahkan, termasuk bekerja sama dengan kepolisian. "Pokoknya cari sampai dapat. Kalau dia dapat nggak kita kasih lagi keluar keluar. Taruh di sel aja, kita sel lagi," ujar Laoly yang juga menegaskan bahwa Melani bukan keponakannya. (fdn/mad)


Berita Terkait