Momen Brigadir Iwan 'Bandar Sampah' di Antara Karung Plastik dan Kertas

Momen Brigadir Iwan 'Bandar Sampah' di Antara Karung Plastik dan Kertas

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 28 Apr 2016 14:45 WIB
Momen Brigadir Iwan Bandar Sampah di Antara Karung Plastik dan Kertas
Di sela tugas, Brigadir Iwan tetap turun langsung mengangkut karung sampah (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan - Bisa dibilang, anggota Polres Pasuruan Kota, Brigadir Iwan Sudarmono (34) bukan polisi biasa. Di sela tugas, ia berbisnis. Bisnisnya bukan barang mewah, tapi daur ulang sampah.

Iwan berdinas di Polres Pasuruan selama 12 tahun. Awalnya, dia ditempatkan di Shabara, baru beberapa waktu ini dipindahkan ke Satuan Lalu Lintas.

Bisnis daur ulang sampah plastik dan kertas sudah dilakukan sejak lama. Namun baru pada tahun 2012, bisnis itu diseriusi. Terutama setelah ia mendapatkan modal dari atasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Tis (Kompol Sutiswono, mantan Kepala Satuan Sabhara Polres Pasuruan Kota) meminjami saya uang. Lalu saya nekat, nawaitu," kata Iwan kepada detikcom di lokasi penggilingan sampah plastik miliknya di Jalan Bambang Seketi, Desa/Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/4/2016).

Foto: Muhajir Arifin/detikcom

"Banyak yang menjuluki saya bandar sampah. Nggak apa-apa," tambahnya.

Suntikan modal digunakan Iwan untuk menyewa lahan. Kemudian ia mempekerjakan 19 warga sekitar. Bisnis penggilingan sampah plastik itu pun berjalan lancar. Pria kurus asli Lamongan ini mengaku, setiap minggu bisa kirim 5 ton biji plastik ke beberapa pabrik di Surabaya dan Gresik.

"Kalau kertas tinggal disortir, lalu kirim," pungkas suami Trias Kusmardianti ini.

Bisnis tersebut dijalankan bersama istri. Bapak dua anak ini tak mempedulikan ledekan teman atau orang soal usahanya. Bagi dia, yang penting usaha tersebut halal. (bdh/try)


Berita Terkait