Ical: Munaslub Golkar Fix 23 Mei di Nusa Dua Bali

Jelang Munaslub Golkar

Ical: Munaslub Golkar Fix 23 Mei di Nusa Dua Bali

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Kamis, 28 Apr 2016 14:34 WIB
Ical: Munaslub Golkar Fix 23 Mei di Nusa Dua Bali
Foto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Partai Golkar hari ini mengadakan rapat pleno persiapan akhir menuju munaslub. Setelah sempat simpang siur, waktu penyelenggaraan Munaslub Golkar akhirnya telah diputuskan tanggal 23-26 Mei di Bali.

"Munas sudah fix tanggal 23 Mei di NDCC Bali, Nusa dua," ujar Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Kamis, (28/4/2016).

Selain itu, persoalan pembiayaan Munaslub telah diputuskan dilakukan secara gotong-royong oleh seluruh anggota partai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pembiayaan diselesaikan secara gotong royong, semua ikut, DPP ikut, anggota ikut, calon calon ikut. Partai Golkar mengedepankan prinsip-prinsip gotong royong," terang Ical.

Terkait dengan setoran caketum, pleno hari ini telah memutuskan, setiap caketum diwajibkan memberikan 1 miliar untuk biaya pendaftaran. Dikatakan Ical, yang perlu digarisbawahi adalah soal uang saku yang diputuskan untuk dihilangkan.

"Calon ketua umum ditetapkan membayar Rp 1 miliar lalu kemudian uang saku dihilangkan," ujarnya.

Sementara itu ketua panitia penyelenggara Munaslub, Theo Sambuaga mengingatkan para caketum untuk bersiap menghadapi Munaslub.

"Munaslub 23 Mei jangan ada keraguan pasti akan memilih ketua umum dan pengurus yang baru. Sudah jelas kan bahwa oleh karena itu, saat ini bermunculan caketum-caketum, yang siap untuk maju dan sebentar lagi mendaftar minggu depan udh mulai pendaftaran. Untuk mempersiapkan betul-betul munaslub mendatang," ujar Theo Sambuaga di lokasi yang sama.

Selanjutnya, Theo menjelaskan mekanisme pemilihan Ketum Golkar pada arena Munaslub mendatang. Dikatakan Theo, calon harus meraih 30% dari total suara peserta Munaslub.

"Sehingga siapa yang dapat 30 persen dalam penjaringan bakal calon, semua yang mendaftar, umpamanya yang mendaftar 10 pada hari pertama, dipilih siapa yang mendapat 30 persen menjadi bakal calon. Umpamanya terpilih dua atau terpilih tiga, itu yang kemudian dipilih divote langsung oleh peserta munaslub untuk menjadi ketua umum sekaligus ketua formatur," tutur dia.

(van/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads