Steering Committee penyelenggaraan Munas, Nurdin Halid, berpandangan untuk soal iuran caketum tak perlu dipersoalkan karena memang telah tercantum di AD/ART partai Golkar.
"Iuran aja kok jadi perhatian. Itu masalah kecil kok. Yang menjadi perhatian itu bahan yang dibahas Golkar kedepan dan bangsa," ujar Nurdin Halid di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi Jakarta Barat, Kamis, (28/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iuran itu dan sumbangan diatur oleh AD/ART. Jadi kalau orang orang berpendapat itu ga ada di sana, itu dia ga ngerti Anggaran dasar. Di AD/ART tentu ada ketentuan soal sumbangan soal iuran. Saya bingung teman teman pers hanya pusingkan soal iuran saja," tuturnya.
Nurdin berpendapat, banyak hal substansial yang lebih penting dibahas dibanding harus terlalu berlarut mempersoalkan iuran.
"Banyak substansi yang bersentuhan dengan Kepentingan bangsa dan negara, pertama kita akan bicara bagaimana Indonesia kedepan mewujudkan kesejahteraan negara di 2045, itu jauh lebih penting, menyangkut kesejahteraan harkat dan martabat bangsa ini Iuran itu masalah kecil," ungkapnya.
"Yang kedua mengenai amandemen , batang tubuh UU 1945 banyak yang tidak sesuai dengan nilai nilai Pancasila, kalain mestinya kesitu. Iuran itu apa. itu urusan teknis banyak hal yang substantif," imbuhnya.
(van/van)











































