"Sebenarnya tilang online sudah dilakukan serentak, hanya saja untuk wilayah Jakarta Timur ada kendala konektivitas internet yang berjalan lambat," ujar Kasie Pidum, Kejari Jakarta Timur, Sriyono dihubungi detikcom, Rabu (27/4/2016).
Terkait kendala teknis, Sriyono telah menghubungi instansi terkait. Sehingga penambahan kecepatan konektivas internet dapat dipercepat. (Baca juga: Cerita Warga Soal Pelayanan Tilang Online, Mengambil SIM di Kejari Jaktim yang Ribet)
"Kemarin kita sudah meminta Telkom untuk menambah kecepatan internet sehingga bisa loading cepat. Kedua kenapa antrean itu panjang, karena tidak semua masyarakat itu mengerti penerapan tilang online jadi kita juga melayani pengurusan manual," paparnya.
Persoalan tilang di wilayah hukum Jakarta Timur kata Sriyono tidaklah sedikit, Sebab angka pelanggaran tilang di wilayah hukumnya paling tinggi dibanding tempat lain.
"Kenapa antrean panjang juga karena masalah tilang bisa sampai ribuan. Untuk di DKI Jakarta sendiri angka pelanggaran tilang di Jakarta Timur paling tinggi," paparnya.
Sriyono pun meminta maaf atas ketidaknyamanan pelayanan pengurusan surat tilang di wilayah hukumnya. Dia pun berjanji akan memperbaiki hal itu secepatnya.
"Pak Kajari juga sudah minta itu dibenahi dan kecepatannya internet ditingkatkan. Ya, secepatnya juga akan kita perbaiki. Nanti akan saya tanyakan kepada bagian pembinaan apakah hal itu sudah diperbaiki atau belum," pungkasnya.
(edo/dra)











































