Jambore Bersih Gunung, KLHK dan Komunitas Pecinta Alam Angkut 453 Ton Sampah

Jambore Bersih Gunung, KLHK dan Komunitas Pecinta Alam Angkut 453 Ton Sampah

Kartika Sari Tarigan - detikNews
Rabu, 27 Apr 2016 18:14 WIB
Jambore Bersih Gunung, KLHK dan Komunitas Pecinta Alam Angkut 453 Ton Sampah
Jumpa pers Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom
Jakarta - Jambore sapu gunung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama komunitas pecinta alam di 15 gunung Indonesia berhasil mengangkut sampah seberat 453 ton. Setelah jambore ini, akan digelar deklarasi Gunung Lestari.

Jambore sapu gunung tersebut digelar pada 11-24 April 2016. Sebanyak 453 ton sampah yang diangkut di antaranya berasal dari Taman Nasional Kerinci Seblat, Gunung Rinjani, Gunung Gede Pangrango, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Sindoro, Gunung Argopuro dan Gunung Prau.

"Ini berarti sampah yang dihasilkan sekitar 3 kg per pengunjung," kata Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3), Tuti Hendrawati dalam jumpa pers yang diadakan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tutiย  menyebut sebanyak 56 persen dari sampah yang diangkut merupakan sampah plastik. Kurangnya petugas penjaga (Ranger) dan tidak adanya bank sampah membuat sampah di gunung semakin menumpuk.

"Pecinta alam dan masyarakat agar tidak meninggalkan jejak sampah plasti. Di kawasan Taman Nasional, di gunung tidak ada bank sampah," papar Tuti.

Deklarasi Gunung Lestari akan dilakukan pada tanggal 30 April 2016 di Gunung Semeru, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Deklarasi akan mengedepankan paradigma baru yaitu "zero waste untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan taman nasional dan destinasi wisata Indonesia".

Acara ini juga akan sekaligus meresmikan bank sampah di kawasan gunung. Sekitar 1.000 orang dari 300 komunitas pecinta alam akan meramaikan jambore ini.

"Nanti pada 30 April akan diresmikan bank sampah di kawasan gunung dan sekaligus deklarasi gunung lestari," ujar Tuti.

(fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads