Jambore sapu gunung tersebut digelar pada 11-24 April 2016. Sebanyak 453 ton sampah yang diangkut di antaranya berasal dari Taman Nasional Kerinci Seblat, Gunung Rinjani, Gunung Gede Pangrango, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Sindoro, Gunung Argopuro dan Gunung Prau.
"Ini berarti sampah yang dihasilkan sekitar 3 kg per pengunjung," kata Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3), Tuti Hendrawati dalam jumpa pers yang diadakan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (27/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pecinta alam dan masyarakat agar tidak meninggalkan jejak sampah plasti. Di kawasan Taman Nasional, di gunung tidak ada bank sampah," papar Tuti.
Deklarasi Gunung Lestari akan dilakukan pada tanggal 30 April 2016 di Gunung Semeru, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Deklarasi akan mengedepankan paradigma baru yaitu "zero waste untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan taman nasional dan destinasi wisata Indonesia".
Acara ini juga akan sekaligus meresmikan bank sampah di kawasan gunung. Sekitar 1.000 orang dari 300 komunitas pecinta alam akan meramaikan jambore ini.
"Nanti pada 30 April akan diresmikan bank sampah di kawasan gunung dan sekaligus deklarasi gunung lestari," ujar Tuti.
(fdn/fdn)











































