Dikabarkan Akan Dieksekusi, Wartawan Tunggui Rutan Astini
Jumat, 18 Mar 2005 03:10 WIB
Sidoarjo - Gara-gara ada kabar terpidana mati Astini dieksekusi, Jumat (18/3/2005) dini hari, puluhan wartawan menongkrongi Rutan kelas I A Surabaya. Bahkan, ada yang sudah menginap selama 2 hari di pelataran rutan.Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kabar Astini akan dieksekusi sudah terdengar sejak 2 hari lalu. Bahkan, informasi yang beredar Astini sudah dibawa keluar rutan sejak kemarin, (17/3/2005) siang.Kepala Rutan, Wibowo Joko Harjono, saat dikonfirmasi juga menolak merinci soal eksekusi Astini. "Belum dieksekusi. Kita memang sedang mempersiapkan," ujarnya singkat saat datang ke Rutan I A Surabaya, Jl. Letjen Sutoyo, Medaeng, Sidoarjo, Jumat (18/3/2005) dini hari.Kondisi di rutan sendiri memang tidak ada aktivitas yang menyolok. Pengamanan juga tidak ada yang berlebihan.Kabar Astini sudah berada di luar Rutan juga turut dibantah salah seorang petugas. Petugas jaga, Manto, mengaku Astini masih berada di sel blok wanita. "Kata siapa sudah diluar, masih ada kok di dalam," ujarnya kepada detikcom sambil tersenyum. Ketika didesak kapan pelaksanaan eksekusi, Manto pun mengelak menjawab. "Ya anda tunggu saja kalau mau berita bagus sekalian saja menginap disini," tandasnya. Astini, warga Jl Wonorejo, merupakan terpidana mati atas kasus pembunuhan sadis mutilasi Puji Astutik, Sri Astutik dan Rahayu. Motif pembunuhan sendiri hanya karena Astini jengkel gara-gara terus ditagih utang Rp 20 ribu yang kemudian membengkak menjadi berlipat-lipat.Harapan Astini untuk bebas dari hukuman mati akhirnya tertutup saat grasi yang diajukan ke Presiden Megawati ditolak pada 9 Juli 2004 lalu. Kini, ibu 3 anak itu hanya bisa pasrah menunggu kepastian pelaksanaan eksekusi oleh regu tembak dari Satuan Brimob.
(ton/)











































