Akom Siap Setor Rp 10 M untuk Munaslub Golkar

Akom Siap Setor Rp 10 M untuk Munaslub Golkar

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 27 Apr 2016 17:37 WIB
Akom Siap Setor Rp 10 M untuk Munaslub Golkar
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Panitia pengarah (Steering Commitee) Munaslub Golkar mengusulkan para calon ketua umum akan dipungut iuran Rp 5-10 M untuk Munaslub. Caketum Ade Komarudin mengaku siap memberi iuran jika itu benar-benar keputusan partai.

"Saya terus terang nggak dengar lagi perkembangan. Pleno baru besok, tunggu keputusan pleno. Kalau putusan pleno apapun kita harus terima," ungkap Ade di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Meski besarannya cukup tinggi hingga mencapai Rp 10 miliar, pria yang akrab disapa Akom itu mengaku sanggup. "Saya ikut apapun keputusan dari pleno," tegasnya lagi.

Sebagian caketum Golkar merupakan pejabat negara, seperti Akom yang adalah Ketua DPR RI. Apakah dengan adanya uang iuran yang sangat besar untuk partai, Anda tidak takut itu dicap sebagai bentuk gratifikasi?

"(Wacana iuran) itu baru berandai-andai. Tapi kita ikut keputusan pleno, jawab Akom.

Pihak penyelenggara sendiri menyatakan, tarikan iuran dimaksudkan agar tidak ada politik uang atau beli suara di Munaslub. Biaya pun disebut panitia akan dilakukan secara gorong royong, bukan diminta dari caketum saja.

"Saya kalau soal itu tidak mau berpatokan kepada pembuat wacana, pendapat. Keputusan apapun dari partai Golkar secara bersama-sama pasti lebih baik," utur Akom.

"Pasti itu untuk kebaikan partai, bukan untuk menghancurkan partai," lanjut dia.

Sebelumnya Ketua SC Munaslub Golkar Nurdin Halid mengatakan wacana iuran akan dibawa pada rapat pleno DPP Golkar. Pleno akan digelar esok hari, Kamis (28/7), di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

"Nanti diputuskan dalam pleno itu. Itu tergantung DPP, kalau disetujui ya rekomendasi itu jalan, tapi kalau tidak ya nggak. Sistem dananya ditanggung sistem gotong royong yaitu caketum, panitia penyelenggara, dan pengurus DPP," jelas Nurdin, Selasa (26/4).

Setoran para caketum menurut Nurdin akan dipergunakan untuk tahapan terkait caketum. Seperti tahapan debat kandidat, kampanye, sampai transportasi peserta Munaslub. (ear/tor)


Berita Terkait