Akbar Tandjung: Golkar Bisa Jatuh Karena Uang!

Jelang Munaslub Golkar

Akbar Tandjung: Golkar Bisa Jatuh Karena Uang!

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 27 Apr 2016 14:14 WIB
Akbar Tandjung: Golkar Bisa Jatuh Karena Uang!
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Ketua Wantim Golkar Akbar Tandjung menolak iuran Rp 5-10 miliar tiap caketum. Menurut Akbar, Golkar bisa benar-benar hancur kalau selalu bicara uang.

"Pokoknya uang janganlah dijadikan parameter. Saya tidak setuju ada kontribusi dari caketum, pertama diwacanakan Rp 20 miliar, sekarang jangankan Rp 10 miliar, Rp 5 miliar pun saya tidak setuju. Kalau ada masalah partai ya diselesaikanlah. Kalau misalnya biaya cukup besar ya kita pindah jangan di Bali, di Asrama Haji saja kan gampang," kata Akbar kepada wartawan, Rabu (27/4/2016).

"Pada intinya saya tidak setuju. Berangkat bahwa Golkar ini partai, partai itu kan aliran perjuangan, orang-orang yang semangat memperjuangkan cita-cita dasar. Dalam perjuangan itu tentu ada masalah, kita bisa selesaikan sama-sama," kata mantan Ketum Partai Golkar ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akbar malah mengusulkan agar peserta munaslub dimintai kontribusi. Jumlahnya tidak besar hanya untuk biaya penyelenggaraan.

"Katakan over cost-nya nanti bisa ditutup, apakah konsumsi, penginapan. Tapi semua kehendak disampaikan saja terbuka. Kalau masalah penyampaian visi-misi kalau perlu setiap caketum diberi kesempatan di depan forum untuk menyampaikan visi-misi, tidak perlu keliling," kata Akbar.

Akbar mengingatkan jika Munaslub selalu identik dengan uang maka tidak baik untuk citra Golkar. Golkar bisa benar-benar ditinggal kalau terus begini.

"Nanti kan opini publik kan jadi tidak baik. Wah, ini partai urusannya cuman uang, nanti citra Golkar merosot, di depan publik keterpilihan Golkar juga menurun. Saya sebagai Wantim akan memberi masukan," tegasnya.

(van/nrl)


Berita Terkait