Hakim agung Syarifuddin datang ke ORI untuk mendengarkan paparan hasil pantauan ORI tentang peradilan serta hasil kajian ORI tentang kinerja pengadilan-pengadilan di Jabodetabek. Terhadap kajian ini, Syarifuddin bisa memberi tanggapan dengan lancar dan sesekali membuat gurauan yang disambut tawa orang yang hadir. Tapi saat ditanya status Nurhadi, Syarifuddin langsung bicara pelan dan hati-hati.
"Kita kan sudah bentuk tim pemeriksaan dari Bawas. Kita akan lakukan pemeriksaan menyeluruh," kata Syarifuddin di gedung ORI, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (27/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan kalau kita lihat ini memang tidak ada hubungannya, itu kan masalah perkara di PN Jakpus. Sementara Pak Nurhadi itu kan sekretariat, dia tidak mengurus perkara," cetus Syarifuddin.
Sekretaris MA Nurhadi (ari/detikcom) |
"Itu masih diselidiki, di penyidikan saya tidak bisa mengungkapkan apa perannya Nurhadi.Β Siapa itu Pak Edy Nasution dan kaitannya dengan Pak Nurhadi masih terus didalami," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.
Dalam pengembangan kasus, KPK melakukan penelusuran asal muasal duit atau follow the money sehingga bisa diketahui peran-peran pihak yang bersangkutan.
"Semuanya akan kita kembangkan ke sana kan tapi uangnya apakah ada hubungannya antara uang yang diterima Edy itu dengan uang yang diterima di rumahnya Pak Nurhadi terus kita kembangkan," ujar Alex. (asp/nrl)











































Sekretaris MA Nurhadi (ari/detikcom)