"Ngapain profesional nembak korban sampai tiga kali. Kenanya cuma pantat," kata Kapolres Magelang Kota, AKBP Edi Purwanto, Rabu (27/4/2016).
Edi menjelaskan, cepat atau lambat, pelaku pasti tertangkap. Apalagi informasi yang diterima polisi kian lengkap. Itu akan memudahkan pengusutan.
"Sehingga kita bisa mengungkap siapa dia atau mereka dan motifnya apa," jelas Edi.
Kasubag Humas Polres Magelang Kota, AKP Esti Wardiani, menunjukkan peluru (Foto: Tri Joko Purnomo/detikcom) |
Penembakan terjadi sejak awal April 2016. Terutama pas malam hari. Lokasi kejadian tersebar di Jl Pemuda atau kawasan Pecinan, Jl Ikhlas, dan Jl Tidar.
Jumlah korban mencapai 9 orang, terdiri 8 wanita dan 1 pria. Ada yang terluka di betis, paha, hingga dada. Para korban meminta polisi bergerak cepat agar pelaku segera tertangkap. (try/try)












































Kasubag Humas Polres Magelang Kota, AKP Esti Wardiani, menunjukkan peluru (Foto: Tri Joko Purnomo/detikcom)