"Dari awal saya tidak permasalahkan posisi. Di mana pun itu, pengabdian kita melalui parpol masing-masing sesuai dengan kemampuan kita. Tidak harus menjadi ketum, jadi sekjen bahkan di luar tidak ada masalah saya kira itu saudara-saudara sekalian," kata Idrus usai menerima SK kepengurusan Golkar di Kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (26/4/2016).
Munaslub Golkar akan dilaksanakan pada 23 Mei 2016. Rencananya perhelatan itu akan dibuka oleh Presiden Jokowi.
"Nah, perlu saya jelaskan maka kepengurusan yang dihasilkan Munaslub nanti itu adalah kepengurusan melanjutkan sisa masa bakti (kepengurusan hasil Munas) Bali. Jadi mungkin sekitar 3 tahun efektif berjalan karena Bali itu 2014-2019," tutur Idrus.
Idrus lalu berterima kasih kepada pemerintah yang telah menerbitkan SK. Dia menjamin Golkar akan solid setelah ini.
"Apa yang kita inginkan bersama, satu Golkar solid sebagai salah satu partai utama republik ini bersama-sama meningkatkan peran partai politik sebagai pilar demokrasi bangsa kita," ungkap dia. (edo/bag)











































