"Saya tadi katakan di SK ini ada satu kesepakatan tidak terpisahkan dari keputusan ini, begitu hebat dan besar jiwa Pak Aburizal Bakrie beliau komit kepada kesepakatan itu. Munas luar biasa dalam bahasa kami sebelum puasa," kata Menkum HAM Yasonna Laoly dalam konferensi pers di Kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Yasonna kemudian memaparkan pertimbangan meminta Munaslub Golkar dilakukan sebelum puasa. Salah satunya pertimbangan rohani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Boleh saja kita bikin selambatnya akhir Mei, tapi kita buat seperti kita tadi, agar orang ibadah dengan penuh damai," imbuh Laoly.
Sebelumnya diberitakan Menkum HAM telah menerbitkan SK untuk kepengurusan Golkar hasil Munas Bali. SK ini sebaga dasar pelaksanaan Munaslub Golkar pada akhir Mei mendatang. (van/try)











































