Menurut Idrus, penerbitan SK Munas Bali yang mengakomodir kepengurusan Munas Ancol sudah tak ada masalah.
"Nggak ada masalah, nggak ada yang kurang. Itu kan harus di akta notaris kan. Semua sudah selesai, tinggal tanda tangan menteri kemarin siang. Insya Allah sudah bisa terbit hari ini SK Munas Bali itu dan bisa diambil," ujar Idrus saat dihubungi, Selasa (26/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, kemarin itu saya mencocokkan nama. Kan diminta Pak Menkumham. Ya sudah 75 dari 95 ย yang diminta Pak Agung, kita akomodir 75 orang. Itu berbagai posisi Waketum ada 4, ketua DPP dan wakil sekjen banyak," tuturnya.
Dengan adanya SK Kepengurusan ini, perhelatan Munaslub di Bali, Mei mendatang memiliki legalitas. Sebagai penyelenggara yang tetap mengakomodir kepengurusan Munas Ancol, diyakini penyelenggaraan Munaslub bakal lancar.
Dikatakan Idrus juga bila perhelatan Munaslub nanti dipastikan akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Rencananya, Jokowi dihadirkan untuk membuka Munaslub.
"Dari komunikasi Pak Luhut (Menkopolhukam) ke Pak Menkum Yasonna, Pak Presiden bisa datang di tanggal 23 (Mei, red). Nah, berarti 23 sampai 25 Mei masih jadwal yang diprioritaskan," tuturnya.
(hty/van)











































