Antrean Commuter Line di Stasiun Manggarai yang Tak Kunjung Padam, Sampai Kapan?

Antrean Commuter Line di Stasiun Manggarai yang Tak Kunjung Padam, Sampai Kapan?

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Selasa, 26 Apr 2016 09:35 WIB
Antrean Commuter Line di Stasiun Manggarai yang Tak Kunjung Padam, Sampai Kapan?
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Bagi pengguna commuter line pasti tak asing lagi dengan yang namanya antrean di Stasiun Manggarai. Sabar menanti sudah menjadi pegangan wajib. Memang kereta yang hendak melintas di Stasiun Manggarai mesti tertahan sebentar 10 atau 15 menit, atau bahkan lebih.

Pihak Kereta Commuter Line Jakarta (KCJ) sudah mengakui soal persoalan antrean di Stasiun Manggarai ini. Secara singkatnya KCJ menjelaskan kalau Stasiun Manggarai merupakan jalur perlintasan dari berbagai jalur KRL baik dari Bekasi, Depok dan loopline Jatinegara, dan juga dilalui KA jarak jauh.

"Saat ini ibaratnya jalan 10 meter hanya ada 1 mobil. Di waktu mendatang sudah ada 100 mobil, jadi traffic kan? Dua sampai tiga tahun lalu hanya ada 500 perjalanan KA, sekarang 800-an perjalanan KA. Kondisi infrastruktur yang sama akan membuat ini terjadi kepadatan, apalagi KA jarak jauh memakai jalur yang sama, trafficnya jadi double," jelas Eva saat berbincang dengan detikcom, Senin (25/4).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, Eva juga mengungkapkan solusi ke depan dan saat ini tengah dibangun yakni double track, atau jalur kadan di lintas Cikarang-Bekasi-Jatinegara. Bila jalur itu sudah selesai, antrean akan bisa dikurangi.

Tapi rupanya jawaban Eva ini tak memuaskan banyak pengguna commuter line. Mereka sudah capek dengan antrean, belum lagi kalau ada gangguan. Berjam-jam bisa bertahan di commuter line.

"Perlu diingat kalau jadwal itu janji. Ketika tidak bisa memenuhi janji artinya ada parameter yang tidak terpenuhi, sehingga kepentingan yang satu mengorbankan kepentingan yang lain. Bukan berarti kalau jumla ditambah lalu sah-sah saja terjadi antrean, karena seharusnya jika berjalan dengan semestinya, maka tak ada lagi kereta menunggu lama masuk Manggarai," jelas Nenden Resti aktivis KRL Mania.

Tak hanya Nenden, yang mengeluhkan soal antrean ini. Nur Cahyo, aktivis KRL Mania lainnya berharap ada solusi pendek mencegah antrean. Misalnya dengan mengatur jadwal agar kereta tak antre dan penumpang menunggu.

"Kalau sesekali saja antreannya mungkin masuk akal. Tapi kalau tiap hari? Itu namanya perubahan jadwal, harus rilis jadwal baru, agar pengguna setia KRL menyesuaikan dengan revisi itu," urai Nur Cahyo.

Nur Cahyo bahkan menyindir, kalau perlu ada perlombaan mengatur traffic di Manggarai. Tentu maksudnya, yang perlu dicegah adalah kereta antre, karena menunggu adalah membosankan.

"Solusi rekayasa ulang atau trayek line saya rasa sangat masuk akal dilihat dari kondisi sarana prasarana yang masih kurang ideal sekarang," tutup Iqbal Tawakal, juga seorang aktivis KRL Mania. (dra/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads