Namun, Hafiz menilai rekam jejak Priyo di Golkar dan DPR, sudah cukup menjadi modal untuk maju menjadi calon ketua umum.
"Saya kenal Priyo selama 2 periode di DPR. 2004-2009 beliau sebagai ketua fraksi Golkar di DPR dan 2009-2014 menjadi Wakil Ketua DPR RI. Menurut saya track record beliau sebagai pimpinan DPR sudah cukup untuk menjadi Ketum Golkar," ujarnya dalam acara 'Diskusi Politik: Babak Baru Partai Politik di Indonesia' di Kantor Jenggala, Jalan Ciasem 1 no. 29, Jakarta Selatan, Senin (25/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ketua bidang kaderisasi partai hasil munas Riau, saya melihat ada beberapa kader yang diposisikan tidak sesuai dengan track record-nya. Bahkan ada kader yang tiba-tiba mengajukan diri sebagai kepala daerah maupun calon ketua umum padahal mereka tidak mengikuti kaderasasi dari tingkat bawah," ujarnya.
"Tiga hal tersebut adalah tantangan. Sekarang tinggal bagaimana beliau menghadapi manipulasi-manipulasi tersebut. Tapi saya percaya Pak Priyo bisa membawa partai kearah yang lebih baik," tutupnya. (dra/dra)











































