TPF Munir Diminta Ngecek Info Keterlibatan Anggota BIN
Kamis, 17 Mar 2005 17:05 WIB
Jakarta - Tim Pencari Fakta (TPF) kasus meninggalnya Munir diminta mengecek kebenaran informasi keterlibatan anggota BIN. Pasalnya, info tersebut dinilai terlalu berbahaya untuk dipercayai begitu saja, tapi juga terlalu penting untuk diabaikan.Hal ini disampaikan dalam pernyataan bersama Kontras, PBHI, YLBHI, dan Imparsial di Kantor Kontras, Jl. Mendut, Jakarta, Kamis, (17/3/2005)."Kami mendapatkan informasi dari sumber-sumber yang dirahasiakan mengenai dugaan bahwa sejumlah aparat lembaga intelijen kemungkinan terlibat dalam, atau setidaknya mengetahui mengenai kasus pembunuhan Munir," kata Usman Hamid dari Kontras. Menurut Usman, informasi tersebut dinilai penting karena memperkuat salah satu dari kemungkinan motif pembunuhan aktivis HAM Munir.Berbahaya, karena informasi yang peka itu disampaikan oleh pihak-pihak yang merahasiakan identitasnya untuk tujuan yang tidak diketahui."Kami, komponen LSM di dalam tubuh TPF, berkeyakinan informasi ini harus dicek kebenarannya. Harus diperiksa apakah informasi itu sebuah petunjuk bagi investigasi kasus pembunuhan Munir, atau justru disampaikan untuk menyesatkan," kata Usman.Karena itu, lanjut dia, TPF harus memeriksa kebenaran informasi tersebut, dan BIN adalah salah satu lembaga yang harus diperiksa. Usulan ini akan disampaikan dalam rapat TPF pekan depan."Dan, kami mengimbau semua pihak termasuk BIN untuk bekerjasama secara terbuka dengan TPF. Kami juga mengimbau semua pihak yang mengetahui atau memiliki informasi atau bukti-bukti tambahan yang tersembunyi mengenai Munir untuk menyerahkannya pada TPF," papar dia.Dikatakan Usman, selama kasus ini menjadi misteri dan tidak bisa diungkap, selama itu pula banyak pihak termasuk TNI dan sejumlah perwira tinggi, baik yang masih aktif atau purnawirawan akan mendapatkan sorotan yang sama sekali tidak menguntungkan.Sementara itu, Rachland Nashidik dari Imparsial juga mengimbau mantan Dirut Garuda Indra Setiawan untuk mengungkapkan semua yang terjadi di balik pembunuhan Munir."Dia sudah sendiri sekarang. Pasalnya DPR, pemerintah dan pihak Garuda sendiri sudah tidak ada yang mendukung dia, jadi sebaiknya dia menceritakan kepada TPF kejadian yang sebenar-benarnya dan mengungkapkan semua yang dia tahu, jangan ditutupi," katanya.
(umi/)











































