DPR Dilempari Sampah oleh Ratusan Demonstran
Kamis, 17 Mar 2005 16:52 WIB
Jakarta - Kecewa dengan sikap DPR yang terus mengulur-ulur pembahasan kenaikan harga BBM dan nasib delegasi mereka yang tak jelas, ratusan mahasiswa kemudian melakukan aksi pelemparan bola-bola kertas sampah ke halaman gedung DPR. Aksi lempar sampah tersebut sempat mengagetkan polisi yang berada dalam halaman gedung DPR. Mereka mengira kertas-kertas tersebut berupa batu. Beberapa polisi bereaksi lari kebelakang. Aksi yang dilakukan BEM se Jakarta dan Bandung semakin sore bertambah banyak. Jika pada awalnya hanya berjumlah 200 orang telah bertambah 4 kali lipat menjadi sekitar 800 orang pada pukul 16.00 Wib, Kamis (17/3/2005). Selain melakukan orasi-orasi, juga melakukan aksi dorong mendorong dan atraksi lainnya.Dalam orasinya, mahasiswa menyatakan bahwa aksi lempar sampah dilakukan karena mereka menganggap anggota DPR sekarang adalah kumpulan anggota seperti sampah. Selain itu, dalam orasi yang lain, orator mengatakan mereka menuntut kepada keenam fraksi yang menyatakan menolak kenaikan BBM, yang kadernya masuk menjadi kabinet SBY-JK agar ditarik mundur.Aksi dorong mendorong antara demonstran dan polisi juga terjadi beberapa kali. Hal ini menyebabkan barigade polisi ditukar bergantian. Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo sempat melakukan orasi di tengah-tengah massa BEM ini. Dalam orasinya Tjahjo berjanji akan tetap menolak kenaikan BBM karena hanya menyengserakan rakyat.
(jon/)











































