Fachry Ali: Tunda Paripurna BBM, DPR Makin Bingung

Fachry Ali: Tunda Paripurna BBM, DPR Makin Bingung

- detikNews
Kamis, 17 Mar 2005 15:46 WIB
Jakarta - DPR akan menunda sidang paripurna pembahasan kenaikan harga BBM pada hari Senin (21/3/2005). Pengamat politik Fachry Ali menilai, penundaan paripurna itu makin memperlihatkan bahwa DPR bingung. Pendapat ini disampaikan Fachri sebelum menjadi pembicara diskusi publik bertema Arah Politik Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah, Jl. Menteng ERaya, Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2005). Menurut Fachry, molornya pembahasan BBM ini menunjukkan bahwa anggota DPR tidak tahu harus berbuat apa."Saya kira mereka tidak tahu harus berbuat apa. Mereka tidak bisa menemukan jalan keluarnya, padahal mereka sadar mereka dilihat publik. Tapi, di saat yang sama, mereka tidak mempunyai peraturan-pertauran yang bisa lebih baik dalam menyelesaikan kenaikan harga BBM, kecuali dengan emosi tinggi," kata Fachry. Menurut Fachry, saat ini dua kelompok di DPR yang menolak kenaikan harga BBM maupun yang mendukung saling berusaha sekuat tenaga menggolkan maksudnya. Tapi, bila hal ini tidak diselesaikan secapatnya, justru akan merugikan masyarakat banyak. "Ini mencerminkan kebingungan mereka. Penundaan ini tidak ada manfaatnya sama sekali. Justru berakibat buruk pada temperamen anggota-anggota DPR. Di saat mereka berkelahi, kita nonton saja dan lihat siapa sebenarnya mereka, meskipun ini adalah tontonan yang tidak benar," ungkapnya. Fachry juga menilai, kericuhan di DPR tidak bisa dilihat dari segi politiknya. "Sebab, kalau dilihat dari politik, dulu saat PDIP di masa Megawati mendukung kenaikan harga BBM. Tapi, saat ini tidak lagi, karena di luar kekuasaan. Jadi, kita lihat di luar sisi politiknya. Yang ada saat ini, mereka tidak bisa menemukan jalan keluarnya," ujarnya. Seperti diberitakan, berdasarkan hasil rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi, sidang paripurna yang diskors setelah kisruh akan dibuka pukul 15.00 WIB hari ini. Namun, sidang akan dibuka dan ditutup kembali, dan sidang akan dilanjutkan pada Senin (21/3/2005). Ini dilakukan dengan tujuan cooling down. (asy/)


Berita Terkait