"Info sementara seperti itu awalnya karena ada dugaan transaksi dari petugas kita ke salah satu napi. Sejumlah narapidana tak terima kemudian ricuh," ujar Kepala Humas Ditjen PAS Akbar Hadi saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (23/4/2016).
Akbar membenarkan kerusuhan ini sempat membuat narapidana melakukan aksi anarkis dengan membakar bangunan dalam area lapas. Aksi pembakaran ini ada di beberapa titik lapas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, petugas gabungan sudah berjaga-jaga untuk mengamankan agar kerusuhan tak semakin meluas.
"Ya kita sudah koordinasi dengan petugas kepolisian, TNI, dan lain-lain," sebutnya.
(hty/fdn)










































