Kasubag Humas Polres Bekasi Kota Iptu Puji Astuti menerangkan, keributan ini terjadi Kamis (21/4) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB. Kejadiannya di Jalan Ir H Juanda, Sasak Jarang, Bulak Kapal, Kelurahan, Aren Jaya, Kecamatan, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Aji Rahmat saat itu tengah nongkrong bersama rekan-rekannya dari sebuah SMK di Bekasi. Tiba-tiba datang sekitar 20 orang anak SMK dari sekolah lainnya dan langsung menyerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keributan itu, lanjut puji, diketahui oleh anggota Pol Airut yang tengah melintas di lokasi sehingga perkelahian itu bubar. Korban kemudian dibawa ke Klinik Ampera, dirujuk ke RSUD Bekasi dan kemudian ke RSCM, Jakarta Pusat.
"Bersamaan itu diamankan 4 orang saksi teman korban dibawa ke Polsek Bekasi Timur untuk dilakukan pemeriksaan," jelas Puji. Saksi-saksinya adalah Rizki, Rafli bin Slamet, Arwira bin Haris dari teman SMK korban dan Irfan bin Fauzi dari SMK yang berbeda.
Ditambahkan Puji, Aji, warga Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi ini bukan merupakan siswa SMK.
"Dia sudah keluar dari SMK tersebut sejak dua tahun yang lalu pada saat korban kelas satu, namun korban masih sering menggunakan baju seragam dan bergabung dengan siswa SMK. Sampai saat ini korban belum bisa dikonfirmasi karena kondisinya yang belum memungkinkan," imbuhnya. (mei/hri)











































