Indikasi Skenario Kocok Ulang Pimpinan DPR Menguat

Indikasi Skenario Kocok Ulang Pimpinan DPR Menguat

- detikNews
Kamis, 17 Mar 2005 15:13 WIB
Jakarta - Dipicu oleh ricuhnya sidang paripurna DPR, pimpinan DPR akan dipermasalahkan. Wacana kocok ulang pimpinan DPR terus mengalir, meski hanya dari mulut ke mulut. Namun, wacana ini diindikasikan makin menguat. Salah satu indikasinya, pimpinan DPR akan segera dipersoalkan. Salah satu fraksi yang sudah mencoba untuk mempermasalahkan pimpinan DPR adalah FPDIP. Namun, FPDIP belum tegas-tegas menyatakan bahwa pergantian pimpinan DPR mendesak diperlukan. Rencananya, FPDIP akan mengajukan surat ke Badan Kehormatan atas ketidakmampuan pimpinan DPR memimpin lembaga ini. Menurut Marissa Haque, pelaporan ini bertujuan untuk melakukan pergantian pimpinan DPR. "Berdasarkan pasal 28 dan pasal 35 tatib DPR disebutkan bahwa pimpinan dewan dapat diberhentikan di tengah jalan," kata Marissa Haque kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (17/3/2005). Selain akan mempermasalahkan ketidakmampuan pimpinan DPR, kata Marissa, FPDIP akan mempertanyakan kompetensi pimpinan sidang dalam sidang paripurna Rabu (16/3/2005) kemarin. "Kericuhan kemarin, karena faktor pimpinan sidang yang tidak arif," ungkap mantan bintang film ini.Sementara itu, Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo menyatakan, rencana pengaduan pimpinan DPR ke Badan Kehormatan masih difinalisasi oleh fraksi. "Suratnya masih dibahas dalam rapat hari ini," ungkapnya. (asy/)


Berita Terkait