Diskriminasi Etnis Bisa Jadi Sumber Konflik Pilkada

Diskriminasi Etnis Bisa Jadi Sumber Konflik Pilkada

- detikNews
Kamis, 17 Mar 2005 14:26 WIB
Jakarta - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) disinyalir bisa memunculkan konflik di sejumlah daerah. Diskriminasi etnis bisa menjadi salah satu pemicunya.Hal itu disampaikan kata pengamat politik dari Mega Center, Cornelis Lay kepada wartawan di Hotel Sahid Jaya jalan Sudirman Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2005).Menurut dia, untuk sejumlah daerah, Pilkada akan menjadi sumber konflik, terutama daerah yang bermasalah dengan ekonomi. Tetapi konflik lebih bermula karena permasalahan teknis administrasi."Misalnya adanya diskriminasi dari KPUD yang didominasi oleh etnik tertentu. Jadi konflik justru bukan dari peraturan pusat. Momen Pilkada juga akan membuat terjadinya transformasi internal di masing-masing partai," kata Lay tanpa merinci.Tokoh alternatif yang akan turut bersaing dalam Pilkada nanti, lanjut dia, akan lebih didominasi oleh mantan birokrat dan eks tentara. Misalnya mantan Sekretaris Daerah atau yang dulunya Bupati pada zaman Orde Baru."Ini artinya kalau kita menginginkan wacana politik yang netral, tidak akan terjadi. Karena ternyata orang-orangnya masih itu-itu saja," tukas Lay. (sss/)


Berita Terkait